Tuesday, 31 January 2017

Dokumen ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan


Dokumen ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan adalah:
I. Peta Proses Bisnis
II. Statement of Applicability
III. Dokumen Pedoman Lingkungan
Pedoman Lingkungan
Dokumen Kebijakan Lingkungan
Dokumen Deskripsi-Spesifikasi Pekerjaan Lingkungan


IV. Dokumen Peraturan Perundangan Dan Persyaratan
Prosedur Prosedur Peraturan Perundangan Dan Persyaratan

Form Pemenuhan dan Evaluasi Peraturan Perundangan


V. Dokumen Tujuan, Sasaran, dan Program Lingkungan
Prosedur Tujuan, Sasaran, dan Program Lingkungan

Formulir Tujuan, Sasaran, dan Program Lingkungan

Formulir Sasaran Lingkungan


VI. Dokumen Manajemen Perubahan
    Prosedur Manajemen Perubahan
    Form Manajemen Perubahan


VII. Dokumen Management Representative
Prosedur audit internal
Prosedur pengendalian dokumen
Prosedur pengendalian produk tidak sesuai
Prosedur pengendalian rekaman
Prosedur permintaan tindakan perbaikan dan pencegahan
Prosedur tinjauan manajemen

Form audit internal_rencana audit

Form audit internal_daftar hadir opening closing

Form audit internal_rekapitulasi pertanyaan audit internal

Form audit internal_rekitulasi temuan audit internal

Form audit internal_rangkuman,rencana & verifikasi perbaikan audit

Form pengendalian dokumen_daftar induk dokumen internal

Form pengendalian dokumen_daftar induk dokumen eksternal

Form pengendalian dokumen_daftar distribusi

Form pengendalian dokumen_berita acara pemusnahan dokumen

Form pengendalian dokumen_revisi dokumen

Form permintaan tindakan perbaikan dan pencegahan_ptpp

Form permintaan tindakan perbaikan dan pencegahan_logbook

Form tinjauan manajemen_rencana dan undangan tinjauan manajemen

Form tinjauan manajemen_notulen hasil rapat tinjauan manajemen

Form pengendalian rekaman_daftar induk


VIII. Dokumen IADL
Prosedur Identifikasi Aspek Dampak Lingkungan

Form Identifikasi Aspek Dampak Lingkungan

Form Keterangan Identifikasi Aspek Dampak Lingkungan  


IX. Dokumen Pelatihan Lingkungan dan Evaluasi
Prosedur Pelatihan Lingkungan dan Evaluasi

Form matriks kompetensi dan identifikasi kebutuhan pelatihan

Form analisis kebutuhan pelatihan

Form program pelatihan

Form evaluasi efektivitas pelatihan

Form daftar hadir pelatihan

Form daftar riwayat peserta pelatihan
X. Dokumen Komunikasi Lingkungan
Prosedur komunikasi Lingkungan

Form komunikasi Lingkungan

Form keluhan Lingkungan


XI. Dokumen Insiden Lingkungan dan Keadaan Darurat
Prosedur penanggulangan keadaan darurat
Prosedur pelatihan dan simulasi penanggulangan keadaan darurat
Prosedur penanganan insiden lingkungan
Prosedur investigasi insiden lingkungan

Form checklist keadaan darurat

Form berita acara kejadian keadaan darurat

Form investigasi insiden


XII. Dokumen Operasional Lingkungan
Prosedur pengendalian Lingkungan
Prosedur pelaporan bahaya dan masalah Lingkungan
Prosedur ijin kerja aman
Prosedur pengelolaan limbah

Form item inspeksi rutin operasional Lingkungan

Form surat izin kerja aman

Form komite Lingkungan

Form pengendalian lingkungan

Form jadwal pengambilan limbah

Form pencatatan jumlah limbah

Form surat jalan pengambilan limbah


XIII. Dokumen Pengukuran dan Inspeksi
Prosedur Pengukuran dan evaluasi parameter lingkungan kerja

Form rencana pemantauan dan pengukuran Lingkungan

Form Hasil Inspeksi Lingkungan


XIV. Dokumen Pengendalian Pemasok
Prosedur pengendalian pemasok

Form pra-kualifikasi

Form Seleksi Calon Pemasok

Form rekap penilaian pra kualifikasi

Form daftar pemasok terpilih

Form evaluasi kinerja pemasok
-------------------------

Eka Gustiwana, Sang Jawara YouTube

Eka-Gustiwana-Jawara-YouTube-Indonesia
Image dari Kompas.com
Siapa yang tak tahu parodi Arya Wiguna di Youtube yang menghebohkan media tahun 2013? Pada awalnya mungkin tak ada yang tahu sosok di balik video itu. Parodi Arya Wiguna diawal tahun 2013 itu adalah karya perdana Eka Gustiwana. Sekarang Eka Gustiwana adalah sosok sukses di media #YouTube, dengan karya-karya speech composer yang dibuatnya, ia kini dikenal sebagai jawara YouTube Indonesia.
Di akun Youtube-nya sendiri Pria kelahiran Jakarta, 25 tahun yang lalu ini telah memiliki 277.000 subscriber. Ini tentu jumah yang sangat banyak dari sebuah akun Youtube.  Namun tahukah Anda beberapa hal dari Eka Gustiwana sebelum menjadi jawara Youtube Indonesia? Berikut ulasan singkatnya.

Mencintai Dunia Musik

Memang tak bisa dipungkiri bahwa kecintaan Eka pada musik sangat besar. Kecintaannya pada musik yang dimulai sejak ia duduk dibangku SMP ini terbukti saat ia lebih memilih berkarir dibidang musik selepas SMA. Meski ada pertentangan dari orangtuanya, Eka tak putus asa, berbekal keyakinan dan kecintaannya pada musik, ia membuktikan pada orangtuanya bahwa ia bisa sukses.
Dengan keyboard yang dimilikinya, Eka mengawali karirnya dengan berkeliling (ngamen) dari kafe ke kafe. Saat itu ia hanya dibayar maksimal Rp 200 ribu sekali manggung. Meski demikian ia tak menyerah. Karena faktor kepepet, ia melanjutkan perjuangan ini, melayani permintaan dari beberapa kafe.
Hasilnya lumayan, banyak order yang menghampiri Eka, hingga dalam seminggu ia bisa tampil sampai 8 kali. Dan dari hasil manggungnya ini, Eka menabung dan kemudian membeli peralatan produksi musik digital seperti komputer dan lainnya. Dari sinilah step perjuangan Eka sebagai komposer lagu dimulai.

Menjadi Komposer Lagu

Studio dibuat di rumahnya sendiri dengan dana dari kegiatan manggung selama beberapa tahun. Pada awalnya, Eka memberikan project cuma-cuma pada teman-temannya dan siapa saja yang ingin membuat dan mengaransemen lagu. Project cuma-cuma alias gratis ini dilakukan karena ia merasa belum dikenal dan belum memiliki jam terbang yang banyak.
Peluang besar datang saat ia diminta menulis dan mengaransemen lagu artis Nikita Willy pada tahun 2010. Namanya mulai dikenal saat ia berhasil memenangkan kontes membuat jinggle taman hiburan dunia fantasi dengan raihan juara pertama. Setelah itu permintaan berbayar untuk membuat dan mengaransemen lagu pun datang silih berganti.
Beberapa klien pun kini sudah jadi langganan Eka seperti perbankan,telekomunikasi,  rumah sakit dan stasiun televisi nasional. Project musik yang dulu masih dikerjakan sendiri, kini sudah tak bisa lagi. Ia membutuhkan orang yang dapat membantunya dan dikerjakanlah project-project tersebut bersama teman-temannya dalam sebuah team.

Kreatif Dalam Berkarya

Pada tahun 2013, Eka iseng-iseng mengedit video Arya Wiguna yang marah-marah pada Eyang Subur. Dengan teknik speech composer yang dimilikinya, ia berhasil membuat parodi yang kemudian diungahnya ke Youtube. Tak dinyana, respon para pengguna YouTube atas video parodi tersebut ternyata sangat luar biasa dan menghebohkan.
Beberapa kali video parodi kreasinya itu ditampilkan dalam acara infotaimen televisi nasional. Mulai dari sanalah ia kemudian dikenal luas sebagai seorang speech composer. Tehnik ini kemudian menjadi spesialisasi Eka untuk terus membuat karya-karyanya di YouTube.

Speech Composer YouTube

Speech composing sendiri adalah proses mencipta dan mengaransemen lagu (composing & arranging) dengan mengolah sebuah file tertentu yang didalamnya terdapat kata-kata yang akan disusun menjadi lirik lagu. Hampir semua karya dengan teknik speech composing Eka ini bertema parodi atau seni jenaka.
Namun justru karena tema parodi inilah karya-karya Eka banyak digemari oleh masyarakat luas. Kini tidak kurang dari 50-an karya speech composing  telah dibuat dan tercatat di akun Youtube Eka Gustiwana. Dengan jumlah subscribe yang telah mencapai 277 ribu ini menjadikan Eka sebagai jawara untuk Youtube Indonesia.
Media YouTube yag ternyata bisa menghasilkan pendapatan membuat Eka tak bisa lagi main-main atau iseng-iseng lagi kala membuat karyanya. Karya parodi speech composing yang selalu menghibur ini memang kini jadi spesialisasi Eka. Bahkan beberapa sumber menyatakan bahwa teknik video speech composing ini adalah yang pertama di Indonesia. Ini artinya Eka Gustiwana bisa dikatakan sebagai pelopor untuk teknik video speech composing di Indonesia.
Berikut ini salah satu video Eka Gustiawan yang mendapat respon baik dari pengguna YouTube.

American journalist and hijabi Muslim Noor Tagouri photographed for Playboy magazine

PLAYBOY magazine and a hijab-wearing Muslim woman don’t usually go hand-in-hand.
But American journalist Noor Tagouri has changed all that, appearing in the magazine’s October “Renegades” issue wearing her hijab proudly.
Decked out in jeans, a leather jacket and Converse sneakers, the 22-year-old said her goal is to become the first hijabi anchor on commercial US television.
She produces stories for Newsy, an American video news network that produces short form video news pieces.
Tagouri believes her experiences as a Muslim woman have made her a better reporter.
“To be honest, I think being a hijabi Muslim woman, helped me gain that trust [from interview subjects],” she told Playboy.
“I know what it’s like to have the narrative of our community be skewed and exploited in the media. I was like, ‘Hey, I know what it’s like to be misrepresented in the media. I won’t do that to you. I want to tell your story because it’s important and deserves justice’.
“I know first-hand that once people are re-empowered, they realise their own story is powerful and they begin to share. It’s incredibly rewarding and can even help enlighten or save others.”
While Tagouri receives a lot of hate and criticism online, she doesn’t “read or pay attention” to any of it.
“It’s just negative energy and unhealthy. I make sure to keep a great circle of people around me who keep me grounded,” she said.
“Whether it’s at work or at home, the people who have my best interest at heart voice their concerns and their critiques, and I work on them.
“Besides that, I just do the best I can to not worry about people who get upset because they don’t like something that I wear or say.”
As for her decision to wear the hijab on television, Tagouri says it’s a no brainer.
“It empowers me,” Tagouri says. “It helps me do what I want to do.”
she told The Washington Post.
“Me wearing a scarf on my head won’t make me report a story any differently,” she said.

Muslim model Mariah Idrissi breaking down barriers in fashion world


Mariah Idrissi was walking through a shopping centre near Wembley in London when a woman stopped her, took a photo and asked for her phone number.
She did not know it then, but that was to be a turning point in her life.
The woman was Coralie Rose, a street casting director who hunts out fresh new talent among the crowds of ordinary people in this huge city.
"I'm looking for people who remind me of myself," she said.
"I come from a mixed race family. And when I was growing up there were very few people of colour or mixed race families on TV and it's always something I've wanted to see more of."
She saw that in Idrissi when she walked by wearing a hijab and a nose ring.
Idrissi is of Pakistani and Moroccan heritage.
"She's got such a great look, she's got such a great style, she's so unique in her ways, she's so British in her ways, there was something I was really attracted to," Ms Rose said.
Idrissi's first job was with major fashion brand H&M.
She appeared for a couple of seconds in a video, but it was a start.
Now she has been picked up by a major modelling agent, Select, and the work offers are quickly coming in.
"I think it was the thing with brands like with H&M, every fashion brand has to have this very blank canvas, you can't show any political or religious preference," the 24-year-old said.
"So they always thought if you show woman with hijab it might seem too politically motivated or religious, but the fact that they deliberately avoided using us is actually in fact the opposite, it's quite insulting when really we're just normal girls. We just choose to cover our heads.

Idrissi does not want to simply be a model.
She wants to be a role model for other young Muslim girls.
Idrissi will never strut the catwalk, but she is happy to have a man apply makeup to her face.
The number of followers on her Instagram page has gone from a few hundred to more than 40,000.
She writes a blog for the Huffington Post and works with a children's charity.
"Even though I'm just in the beginning of my journey I never had to compromise my morals or beliefs," Idrissi said.
"I didn't have to sell my body as many young women are doing today, that's my main message — you can do it being yourself."
Her family provides her grounding.
"She's trying to promote Islam in the fashion modesty kind of way. I'm so proud of her," her cousin Nadia Derissy said.
"She's an amazing person who deserves this and more."
Ms Derissy believes her cousin is also helping improve perceptions about Islam.
"There's so much negativity going on in the media at the moment with Muslim people," she said.
"You know there's terrorist attack after terrorist attack and it's not concentrating on anything positive that we actually are, who we actually are, which is love and peace."

Bisnis Video di YouTube, Sudiyono Kantongi Penghasilan Jutaan

Rajin-Upload-Video-di-YouTube
Bisnis online memang selalu menawarkan kesempatan meraih sukses yang tidak disangka-sangka. Rekan-rekan tentu sering mendengar kisah sukses orang-orang yang bergelut di dunia bisnis internet. Tak jarang kita membaca atau mendengar kisah kesuksesan seseorang dari internet yang terdengar fantatis bahkan sulit masuk nalar orang yang masih awam.
Ada pula yang mengatakan bahwa dalam bisnis online tidak mematok pendidikan akademis tinggi. Berbekal kreatifitas dan mau terus belajar, sudah cukup untuk mendulang uang lewat ladang #bisnis online. Tapi jika ditanya apakah memang benar bisa mendatangkan kesuksesan besar dengan bisnis online? Tentu saja bisa!
Seperti yang dialami oleh seorang pria sederhana asal kota Semarang bernama Sudiyono, ia berhasil mendapatkan pendapatan tak kurang dari Rp 40 juta perbulan hanya dengan rutin mengupload video ke situs jejaring #YouTube. Bagaimana kisahnya?

Berawal Dari Keisengan

Bagi Sudiyono, dunia bisnis online awalnya memang masih sangat asing bahkan tak terbayangkan olehnya. Kala itu pekerjaan utama Sudiyono adalah bekerja di bidang jasa shooting dan editing video. Mengenai usahanya tersebut, ia sudah banyak sekali mendapat orderan untuk melakukan shooting acara seperti konser musik hingga acara pernikahan. Pria asal Desa Jamus, Karanganyar tersebut juga menuturkan bahwa awal perkenalannnya dengan bisnis online dalam hal ini Google Adsense juga dimulai dari hasil video yang pernah ia rekam.
Memiliki banyak sekali liputan video membuat Sudiyono berfikir kreatif untuk memanfaatkannya. Ide iseng pun muncul. Ia yang sudah mulai mengenal dunia online yakni situs Youtube, lalu mulai mengunggah video-video miliknya. Perlahan dari hari ke hari, video yang terunggah via channel pribadinya www.youtube.com kian banyak. Di tahun 2009 lalu, channelnya telah dibanjiri ratusan video berbagai liputan miliknya serta beberapa video umum yang ia ambil dari kesehariannya.

Mendapat Tawaran Dari Google

Pada satu waktu pria yang juga akrab disapa Topan tersebut pernah mendapatkan #email dari Google. Awalnya ia mengaku tidak faham dan tidak terlalu menanggapi isi email tersebut. Padahal email resmi tersebut berisi pemberitahuan serta penawaran agar channel Youtube miliknya diikut sertakan program periklanan Google Adsense.
Baru pada tahun 2011, Sudiyono mengetahui informasi tentang potensi pendapatan dari Google Adsense via situs Youtube. Nah tak menunggu waktu, ia langsung bongkar kembali email dari Google tersebut dan mulai mengikuti instruksi untuk membuka akun Google Adsense. Gayung bersambut, registrasi selesai dan iklan Adsense pun mulai nampang di berbagai video miliknya.
Namun rejeki besar tidak datang dalam waktu singkat, kala itu Sudiyono baru mendapat penghasilan pertamanya dalam kurun waktu 2 bulan. Pendapatan perdananya yakni sebesar US$ 119 atau setara dengan Rp 900 ribu kurs saat itu. Memang belum fantastis, namun Sudiyono memiliki keyakinan bahwa bisnis barunya tersebut memiliki potensi yang amat besar di kemudian hari.
Ia pun semakin rajin upload video. Video yang ia uploadpun semakin beragam dan menarik seiring makin banyaknya pengetahuan Sudiyono terkait teknik periklanan Adsense via Youtube. Hingga hasilnya, saat ini ia mengaku bisa mendapatkan earning perbulan mencapai Rp 40 juta!

Terus Belajar dan Belajar

Kini Sudiyono memang bisa dikatakan sukses dengan bisnis onlinenya. Berbekal kreatifitas dan mampu melihat peluang mengembangkan potensi bisnis online, ia akhirnya bisa menikmati passive income yang berlimpah. Namun ia menyatakan belum merasa ahli dalam bidang ini.
Ia terus belajar dan juga tak henti berinovasi untuk semakin mengembangkan channel Youtube-nya. Dalam berbagai kesempatan, ia selalu membawa kamera untuk merekam segala hal mulai dari kejadian kecil bersama keluarga hingga event menarik sehari-hari.
Hal tersebut tentunya bisa menjadi inspirasi bagi kita semua. Sebagai contoh, bagi rekan-rekan yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa, sebagai anak muda tentu tiap hari banyak hal-hal menarik dan positif yang bisa kita share lewat video.
Coba saja perlahan rutin mengunggah serta memperdalam pengetahun tentang teknik memaksimalkan Google Adsense. Terus konsisten dan lihat dalam beberapa bulan kemudian, bukan tidak mungkin Anda bisa menjadi “Sudiyono” berikutnya! Why not?

Daftar Google Adsense Agar Cepat Diterima

cara-mendaftar-google-adsense
Google Adsense adalah salah satu program PPC (Pay Per Click) yang paling banyak digemari oleh publisher Indonesia untuk memonetize situs mereka. Sejak Google Adsense mendukung website berbahasa Indonesia tahun 2012 yang lalu, banyak sekali blogger Indonesia yang mendaftarkan blog mereka di Google Adsense. Sayangnya, untuk menjadi member dan mendapatkan penghasilan dari Google Adsense itu bukan hal yang mudah. Bahkan ada yang kesulitan tentang cara daftar Google Adsense, padahal sebenarnya cara mendaftar di program PPC Google ini tidak sulit juga sih.
Banyak blogger yang sudah mendaftar, namun tidak semua diterima menjadi publisher di Google Adsense. Ini karena  website atau blog yang didaftarkan tidak memenuhi kriteria yang diharapkan oleh Google. Pihak Google Adsense menginginkan website/ blog yang menjadi publisher mereka adalah situs-situs yang berkualitas dan memenuhi aturan (TOS) mereka.
Kalau dulu, cara daftar Google Adsense itu sangat mudah. Tapi seiring pertumbuhan dan perkembangan internet, Google Adsense sudah melakukan banyak perubahan pada layanan mereka dan disesuaikan dengan perkembangan yang ada. Membuat sebuah blog ala kadarnya dan diisi dengan konten yang sangat “dangkal”, lalu mendaftarkannya di Google Adsense adalah sebuah tindakan yang sia-sia karena pasti tidak akan diterima.

Artikel terkait: $100 per hari dari Google Adsense, mau?
Lalu bagaimana cara mendaftar Google Adsense agar cepat diterima? Keunikan, nilai jual, dan originalitas sebuah website adalah syarat yang sangat penting agar diterima oleh Google Adsense. PPC ini adalah program periklanan yang sama halnya dengan program periklanan lainnya. Mereka tentunya menginginkan website yang menayangkan iklan mereka bisa memberikan promosi atau pemasaran yang baik bagi para pengiklan. Sebenarnya proses mendaftarnya sangat mudah, tapi untuk bisa diterima pada program PPC Google ini, Anda harus memperhatikan beberapa hal penting.
Pelajari lebih lanjut cara mendaftar di Google Adsense
Sebelum mendaftar, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal penting berikut ini agar peluang diterima lebih besar:

1. Membuat Konten Yang Unik di Situs Anda

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, originalitas sebuah ide atau konten di dalam website Anda adalah nilai penting bagi Google Adsense. Mereka memperhatikan apakah konten di dalam sebuah website bermanfaat bagi orang lain atau tidak.
Sebenarnya konten-konten di internet itu banyak yang membahas topik yang sama. Namun, cara penyajiannya atau cara penulisannya yang berbeda. Misalnya, Anda menulis tentang “cara menanam bunga Mawar”, tentunya ada banyak konten di situs lain yang membahas tentang ini. Namun, cara menuliskan konten dan cara menyajikannya di blog Anda pasti berbeda dengan konten di blog orang lain. Nah, kalau konten Anda adalah hasil copy paste dari sumber lain, kemungkinan besar situs Anda tidak akan disetujui untuk ikut program PPC Google Adsense.

2. Perhatikan Umur Situs Yang Didaftarkan

Sebaiknya jangan terlalu terburu-buru untuk mendaftarkan blog Anda untuk Google Adsense karena mereka memperhatikan umur website, jumlah konten, jumlah pengunjung, page view, dan lain-lain. Bila Anda saat ini memiliki blog yang sudah berumur 6 bulan, sudah diisi banyak konten, dan memiliki unique visitor yang stabil, ini bisa meyakinkan pihak Google Adsense bahwa blog Anda adalah tempat yang baik untuk memasang iklan.

3. Perhatikan Jumlah Konten Di Website/ Blog Anda

Jumlah konten adalah salah satu faktor penting agar diterima di Google Adsense. Saya kurang yakin berapa jumlah konten minimun di dalam sebuah website agar bisa diterima, tapi menurut saya pribadi akan lebih mudah diterima bila website kita memiliki banyak konten. Saya pribadi menyarankan untuk membuat minimal 60 konten artikel sebelum mendaftar di Google Adsense.
Untuk situs berbentuk blog, sebaiknya Anda rajin meng-update konten di dalam blog Anda karena ini bisa mempengaruhi penilaian dari pihak Google. Blog yang sering di-update oleh pemiliknya tentunya akan memiliki peluang lebih baik diterima oleh Google Adsense dibandingkan dengan blog yang jarang sekali di-update.

4. Gunakan Blogger.com atau YouTube.com

Nah, ini sangat penting untuk kita perhatikan. Jika Anda sudah memiliki domain dan hosting sendiri, maka peluang untuk diterima oleh Google Adsense akan lebih besar, tentunya dengan memperhatikan poin-poin sebelumnya. Namun, jika Anda ingin menggunakan domain & hosting gratis, dan ingin menjadi publisher Google Adsense, maka sebaiknya Anda menggunakan Blogger.com.
Google Adsense tidak bisa dipasang pada blog yang dibuat dengan WordPress.com, baik itu subdomain di WordPress ataupun domain sendiri yang menggunakan free hosting di WordPress. Ini adalah kebijakan (TOS) dari pihak WordPress.com sendiri, bisa dibaca Di SINI. Blogger.com adalah layanan blog gratis yang diberikan oleh pihak Google. Tentunya ini keuntungan tersendiri bagi mereka yang menggunakannya karena selama ini pihak Google selalu memberikan kesempatan pada para pengguna Blogger.com untuk memonetize blog mereka dengan program Google Adsense.
Jika Anda tidak ingin membuat blog, masih ada cara lain, yaitu melalui YouTube.com. Tentunya Anda harus punya beberapa konten video original yang di-upload ke YouTube.com. Video ini harus memiliki views yang cukup banyak agar bisa diterima di program Google Adsense.

5. Informasi Pendukung

Ada baiknya situs Anda dilengkapi dengan halaman informasi pendukung, misalnya halaman About, Privacy Policy, Kontak, TOS. Ini akan membuat situs Anda terlihat serius dan memperhatikan pengunjung blog Anda.
Pelajari lebih lanjut cara mendaftar di Google Adsense
Konten yang Anda buat tidak harus “luar biasa” agar diterima oleh Google Adsense. Yang terpenting adalah menyajikan konten yang bermanfaat bagi orang lain dan tentunya ditulis dengan cara yang unik, bukan hasil meng-copy konten orang lain. Ada banyak blogger yang memiliki penghasilan rutin dari iklan Google Adsense di blog mereka, mulai dari ratusan hingga ribuan dollar per bulan. Nah, kalau Anda ingin memonitize website/ blog Anda dengan cara memasang iklan, Google Adsense salah satu program PPC yang harus Anda pertimbangkan.

Monday, 30 January 2017

Poeze: sejarah tentang Tan Malaka harus diluruskan

Penulis buku "Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia" Harry Poeze memperlihatkan foto dokumentsai Tan Malaka pada diskusi dan bedah buku tersebut, di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro Semarang, Jateng, Senin (17/2) malam. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)
Setuju atau tidak setuju, harus diakui bahwa Tan Malaka memiliki peranan penting dalam mendirikan RI. Tetapi, sejarah (buku sejarah, red.) tidak menyebutnya. Ini tidak cocok dengan realitas sejarah."
Semarang (ANTARA News) - Peneliti sejarah asal Belanda yang juga penulis buku tentang Tan Malaka, Harry A Poeze menegaskan sejarah tentang Tan Malaka yang selama ini disalahpahami harus diluruskan.

"Ada banyak orang punya kesalahpahaman terhadap Tan Malaka. Memang sukar dimengerti. Harus teliti dan seksama untuk memelajari sosok (Tan Malaka, red.) yang sebenarnya," katanya di Semarang, Senin (17/2) malam.

Hal itu diungkapkannya usai diskusi dan bedah buku "Tan Malaka: Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia" karyanya yang berlangsung di kampus Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro, Pleburan, Semarang.

Awalnya, diskusi itu berlangsung di Sekretariat Komunitas Seni Hysteria di Jalan Stonen, Gajahmungkur, Semarang, tetapi kemudian dipindah ke kampus FIB Undip karena mendapatkan penolakan sejumlah elemen masyarakat.

Poeze yang sudah 40 tahun ini berkutat meneliti Tan Malaka mengatakan ada fakta-fakta tentang tokoh besar itu yang terlupakan. Bahkan, nama Tan Malaka pun sudah dicoret dari buku pelajaran sejarah.

"Banyak fakta yang harus dipahami. Pertama, Tan Malaka seorang nasionalis dengan pemikiran yang tinggi. Kedua, Tan Malaka berperan mendirikan Republik Indonesia yang sejahtera dan sosialis," katanya.

Menurut dia, buku pendidikan sejarah yang dibaca anak-anak sekolah di Indonesia selama ini tidak ada yang menyebut nama Tan Malaka, padahal Tan Malaka memiliki peranan penting sewaktu revolusi Indonesia.

"Setuju atau tidak setuju, harus diakui bahwa Tan Malaka memiliki peranan penting dalam mendirikan RI. Tetapi, sejarah (buku sejarah, red.) tidak menyebutnya. Ini tidak cocok dengan realitas sejarah," katanya.

Berkaitan dengan sempat adanya reaksi penolakan atas diskusi dan bedah bukunya, Poeze mengatakan sosok pahlawan nasional itu perlu didiskusikan karena selama ini banyak yang tidak sesuai dengan realitas sejarah.

"Tidak baik (penolakan, red.). Harus ada diskusi (tentang Tan Malaka, red.). Kalau tidak ada diskusi, tidak ada perenungan, diputus, maka banyak orang yang punya salah paham terhadap Tan Malaka," katanya.
 http://img.antaranews.com/new/2014/02/ori/20140218buku-tan-malaka-170214-tom-3.jpg

Akan tetapi, Poeze mengaku sangat terkesan karena diskusi dan bedah bukunya itu berlangsung sukses meski harus dipindah ke Undip. Bahkan, mendapatkan sambutan baik dari masyarakat dan dihadiri jajaran petinggi Jateng.

Hadir dalam diskusi dan bedah buku yang berakhir Senin malam sekitar pukul 23.45 WIB itu, antara lain Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rektor Undip Prof Sudharto P Hadi, dan Wakil Ketua DPRD Jateng Bambang Sadono.

Bahkan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo secara spontan langsung bertindak menjadi dirigen dan memimpin para hadirin menyanyikan lagu "Indonesia Raya", sesaat setelah diskusi dan bedah buku itu usai. (*)
Editor: B Kunto Wibisono (anatra)