Showing posts with label Youtube. Show all posts
Showing posts with label Youtube. Show all posts

Tuesday, 31 January 2017

Eka Gustiwana, Sang Jawara YouTube

Eka-Gustiwana-Jawara-YouTube-Indonesia
Image dari Kompas.com
Siapa yang tak tahu parodi Arya Wiguna di Youtube yang menghebohkan media tahun 2013? Pada awalnya mungkin tak ada yang tahu sosok di balik video itu. Parodi Arya Wiguna diawal tahun 2013 itu adalah karya perdana Eka Gustiwana. Sekarang Eka Gustiwana adalah sosok sukses di media #YouTube, dengan karya-karya speech composer yang dibuatnya, ia kini dikenal sebagai jawara YouTube Indonesia.
Di akun Youtube-nya sendiri Pria kelahiran Jakarta, 25 tahun yang lalu ini telah memiliki 277.000 subscriber. Ini tentu jumah yang sangat banyak dari sebuah akun Youtube.  Namun tahukah Anda beberapa hal dari Eka Gustiwana sebelum menjadi jawara Youtube Indonesia? Berikut ulasan singkatnya.

Mencintai Dunia Musik

Memang tak bisa dipungkiri bahwa kecintaan Eka pada musik sangat besar. Kecintaannya pada musik yang dimulai sejak ia duduk dibangku SMP ini terbukti saat ia lebih memilih berkarir dibidang musik selepas SMA. Meski ada pertentangan dari orangtuanya, Eka tak putus asa, berbekal keyakinan dan kecintaannya pada musik, ia membuktikan pada orangtuanya bahwa ia bisa sukses.
Dengan keyboard yang dimilikinya, Eka mengawali karirnya dengan berkeliling (ngamen) dari kafe ke kafe. Saat itu ia hanya dibayar maksimal Rp 200 ribu sekali manggung. Meski demikian ia tak menyerah. Karena faktor kepepet, ia melanjutkan perjuangan ini, melayani permintaan dari beberapa kafe.
Hasilnya lumayan, banyak order yang menghampiri Eka, hingga dalam seminggu ia bisa tampil sampai 8 kali. Dan dari hasil manggungnya ini, Eka menabung dan kemudian membeli peralatan produksi musik digital seperti komputer dan lainnya. Dari sinilah step perjuangan Eka sebagai komposer lagu dimulai.

Menjadi Komposer Lagu

Studio dibuat di rumahnya sendiri dengan dana dari kegiatan manggung selama beberapa tahun. Pada awalnya, Eka memberikan project cuma-cuma pada teman-temannya dan siapa saja yang ingin membuat dan mengaransemen lagu. Project cuma-cuma alias gratis ini dilakukan karena ia merasa belum dikenal dan belum memiliki jam terbang yang banyak.
Peluang besar datang saat ia diminta menulis dan mengaransemen lagu artis Nikita Willy pada tahun 2010. Namanya mulai dikenal saat ia berhasil memenangkan kontes membuat jinggle taman hiburan dunia fantasi dengan raihan juara pertama. Setelah itu permintaan berbayar untuk membuat dan mengaransemen lagu pun datang silih berganti.
Beberapa klien pun kini sudah jadi langganan Eka seperti perbankan,telekomunikasi,  rumah sakit dan stasiun televisi nasional. Project musik yang dulu masih dikerjakan sendiri, kini sudah tak bisa lagi. Ia membutuhkan orang yang dapat membantunya dan dikerjakanlah project-project tersebut bersama teman-temannya dalam sebuah team.

Kreatif Dalam Berkarya

Pada tahun 2013, Eka iseng-iseng mengedit video Arya Wiguna yang marah-marah pada Eyang Subur. Dengan teknik speech composer yang dimilikinya, ia berhasil membuat parodi yang kemudian diungahnya ke Youtube. Tak dinyana, respon para pengguna YouTube atas video parodi tersebut ternyata sangat luar biasa dan menghebohkan.
Beberapa kali video parodi kreasinya itu ditampilkan dalam acara infotaimen televisi nasional. Mulai dari sanalah ia kemudian dikenal luas sebagai seorang speech composer. Tehnik ini kemudian menjadi spesialisasi Eka untuk terus membuat karya-karyanya di YouTube.

Speech Composer YouTube

Speech composing sendiri adalah proses mencipta dan mengaransemen lagu (composing & arranging) dengan mengolah sebuah file tertentu yang didalamnya terdapat kata-kata yang akan disusun menjadi lirik lagu. Hampir semua karya dengan teknik speech composing Eka ini bertema parodi atau seni jenaka.
Namun justru karena tema parodi inilah karya-karya Eka banyak digemari oleh masyarakat luas. Kini tidak kurang dari 50-an karya speech composing  telah dibuat dan tercatat di akun Youtube Eka Gustiwana. Dengan jumlah subscribe yang telah mencapai 277 ribu ini menjadikan Eka sebagai jawara untuk Youtube Indonesia.
Media YouTube yag ternyata bisa menghasilkan pendapatan membuat Eka tak bisa lagi main-main atau iseng-iseng lagi kala membuat karyanya. Karya parodi speech composing yang selalu menghibur ini memang kini jadi spesialisasi Eka. Bahkan beberapa sumber menyatakan bahwa teknik video speech composing ini adalah yang pertama di Indonesia. Ini artinya Eka Gustiwana bisa dikatakan sebagai pelopor untuk teknik video speech composing di Indonesia.
Berikut ini salah satu video Eka Gustiawan yang mendapat respon baik dari pengguna YouTube.

Bisnis Video di YouTube, Sudiyono Kantongi Penghasilan Jutaan

Rajin-Upload-Video-di-YouTube
Bisnis online memang selalu menawarkan kesempatan meraih sukses yang tidak disangka-sangka. Rekan-rekan tentu sering mendengar kisah sukses orang-orang yang bergelut di dunia bisnis internet. Tak jarang kita membaca atau mendengar kisah kesuksesan seseorang dari internet yang terdengar fantatis bahkan sulit masuk nalar orang yang masih awam.
Ada pula yang mengatakan bahwa dalam bisnis online tidak mematok pendidikan akademis tinggi. Berbekal kreatifitas dan mau terus belajar, sudah cukup untuk mendulang uang lewat ladang #bisnis online. Tapi jika ditanya apakah memang benar bisa mendatangkan kesuksesan besar dengan bisnis online? Tentu saja bisa!
Seperti yang dialami oleh seorang pria sederhana asal kota Semarang bernama Sudiyono, ia berhasil mendapatkan pendapatan tak kurang dari Rp 40 juta perbulan hanya dengan rutin mengupload video ke situs jejaring #YouTube. Bagaimana kisahnya?

Berawal Dari Keisengan

Bagi Sudiyono, dunia bisnis online awalnya memang masih sangat asing bahkan tak terbayangkan olehnya. Kala itu pekerjaan utama Sudiyono adalah bekerja di bidang jasa shooting dan editing video. Mengenai usahanya tersebut, ia sudah banyak sekali mendapat orderan untuk melakukan shooting acara seperti konser musik hingga acara pernikahan. Pria asal Desa Jamus, Karanganyar tersebut juga menuturkan bahwa awal perkenalannnya dengan bisnis online dalam hal ini Google Adsense juga dimulai dari hasil video yang pernah ia rekam.
Memiliki banyak sekali liputan video membuat Sudiyono berfikir kreatif untuk memanfaatkannya. Ide iseng pun muncul. Ia yang sudah mulai mengenal dunia online yakni situs Youtube, lalu mulai mengunggah video-video miliknya. Perlahan dari hari ke hari, video yang terunggah via channel pribadinya www.youtube.com kian banyak. Di tahun 2009 lalu, channelnya telah dibanjiri ratusan video berbagai liputan miliknya serta beberapa video umum yang ia ambil dari kesehariannya.

Mendapat Tawaran Dari Google

Pada satu waktu pria yang juga akrab disapa Topan tersebut pernah mendapatkan #email dari Google. Awalnya ia mengaku tidak faham dan tidak terlalu menanggapi isi email tersebut. Padahal email resmi tersebut berisi pemberitahuan serta penawaran agar channel Youtube miliknya diikut sertakan program periklanan Google Adsense.
Baru pada tahun 2011, Sudiyono mengetahui informasi tentang potensi pendapatan dari Google Adsense via situs Youtube. Nah tak menunggu waktu, ia langsung bongkar kembali email dari Google tersebut dan mulai mengikuti instruksi untuk membuka akun Google Adsense. Gayung bersambut, registrasi selesai dan iklan Adsense pun mulai nampang di berbagai video miliknya.
Namun rejeki besar tidak datang dalam waktu singkat, kala itu Sudiyono baru mendapat penghasilan pertamanya dalam kurun waktu 2 bulan. Pendapatan perdananya yakni sebesar US$ 119 atau setara dengan Rp 900 ribu kurs saat itu. Memang belum fantastis, namun Sudiyono memiliki keyakinan bahwa bisnis barunya tersebut memiliki potensi yang amat besar di kemudian hari.
Ia pun semakin rajin upload video. Video yang ia uploadpun semakin beragam dan menarik seiring makin banyaknya pengetahuan Sudiyono terkait teknik periklanan Adsense via Youtube. Hingga hasilnya, saat ini ia mengaku bisa mendapatkan earning perbulan mencapai Rp 40 juta!

Terus Belajar dan Belajar

Kini Sudiyono memang bisa dikatakan sukses dengan bisnis onlinenya. Berbekal kreatifitas dan mampu melihat peluang mengembangkan potensi bisnis online, ia akhirnya bisa menikmati passive income yang berlimpah. Namun ia menyatakan belum merasa ahli dalam bidang ini.
Ia terus belajar dan juga tak henti berinovasi untuk semakin mengembangkan channel Youtube-nya. Dalam berbagai kesempatan, ia selalu membawa kamera untuk merekam segala hal mulai dari kejadian kecil bersama keluarga hingga event menarik sehari-hari.
Hal tersebut tentunya bisa menjadi inspirasi bagi kita semua. Sebagai contoh, bagi rekan-rekan yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa, sebagai anak muda tentu tiap hari banyak hal-hal menarik dan positif yang bisa kita share lewat video.
Coba saja perlahan rutin mengunggah serta memperdalam pengetahun tentang teknik memaksimalkan Google Adsense. Terus konsisten dan lihat dalam beberapa bulan kemudian, bukan tidak mungkin Anda bisa menjadi “Sudiyono” berikutnya! Why not?